Asketis

  1. Mulai pukul 7:00am komune kami mencoba mengeluarkan keringat yang mana cangkul dan ganco bergerak sesuai ayunan tangan kotor, terus menggali cadas hingga kedalaman kurang lebih 2,5meter. Bongkahan beton mulai hancur pada pukul 11:00am terbentuklah suasana tradisional yang kami inginkan. Yang nantinya akan ada aliran sungai awesome dimana sungai tersebut sudah ada sejak zaman bromocorah. Setiap tetes air adalah awal dari penderitaan

  2. Mencret di tengah kerumunan masyarakat toksik adalah cara kami untuk berpartisipasi dengan kondisi zaman kiwari yang semakin diperparah atas segala tuduhan moralitas basi

  3. Mereka berkumpul-kebo pada malam jumat gelap gulita tahun 1965 sambil menyanyikan lagu genjer-genjer dengan nada satire penuh angkara murka. Lalu tanpa sadar lidah mereka berucap kalimat syahadat 99x karena kejadian pada malam itu ada semacam gerombolan klandestin menyelinap di ladang tebu milik petani lokal, membawa sedikit cadang pangan. Tak lupa fermentasi tebu selalu siap di kendi kecil milik sang misterius. Keduanya saling berbisik takut akan dua sejoli mengetahui jejak hidungnya. Setelah mendekat segap kedua tubuh tak bertuan tanpa cakap, mereka akhirnya berubah jadi manusia tanpa kepala. Sangat mengerikan, kisah tidak disertai foto karena kode etik.

  4. Pencapaian 2k19 kami adalah mendapat anugrah kusala sastra setinggi 90 ketololan, pandir, toksik hingga kejang-kejang akibat sanjungan para inlander

  5. Selain jiwa yang melayang akibat penyakit menahun luar biasa akut borok serta nanah keluar dari pori-pori basah akibat hiv juga menyebabkan virus malaria dari spesies yang awesome

  6. Menyimpan nomor bangsat bisa menyebabkan sadomasokisme untuk orang-orang dewasa yang terkhusus dan membosankan kita sama-sama orator yang ulung untuk diri kita sendiri

  7. Ketika berkendara dengan kecepatan maksimal 40km/jam melewati pematang sawah, aspal yang basah, hingga keheningan malam turut serta menemani perjalananku ke sebuah desa dimana desa tersebut sangat menjanjikan untuk menyangkal diri dan bertapa

  8. Apapun yang terjadi? Pelanggaran dalam kesatuan kehidupan yang sangat paradoks biologis, kekejian, absurditas, berlebihan, bencana. Hidup telah melampaui target, menghancurkan dirinya sendiri.

 

oleh Pablus