01.28 AM

Ah!
Tapi siapalah aku ini
Yang mengharap berkah Tuhan
Dan mendamba hadiah Maut
Hanya duka kecil tak berarti
Yang berluka kecil tak terperi

 

 

 

Apotheosis

Kita dewa-dewi yang dikutuk
Untuk mencari kayangan di bumi
Menemukan 'Adn
Menemukan Firdaus
Meski langit muram dan bersallju abu
Inilah rumah; inilah surga
Tempatmu dan tempatku berkuasa

 

 

 

Doa Keselamatan (Terimprovisasi)

Dengan bantuan
Rapalan-rapalan
Dan amalan-amalan
Kumohonkan pada Yang Maha Tinggi
Untukmu
Keselamatan
Dari mala
Dan bala
Terhindarkan
Dari teluh
Dan tulah
Tenteramlah hatimu
Damailah jiwamu
Semoga
Semoga
Semoga
Amin
Amin
Amin

 

 

 

Syair Malang

Penyair malang

tercecer di ruang-ruang gelap

engkau sendiri menangkis lelap

tiap malam

bertaruh dengan tumpukan gula-gula

mengurai isi perut yang bercinta, yang muda dan yang luka dan membusuk di atas meja kerjamu

Kata-katamu terbaca begitu indah

keruh kelam dalam istilah

menyala-nyala didalam mata orang-orang

yang haru oleh kebolehanmu memusing arti

satu waktu engkau jadi penyair pinggiran

dan oo.. wajahmu nampak begitu kasihan

engkau,

tak lagi dapat ditebus.
 

 

 

Mori

Aku ingin mati yang terbakar dan meluncur jatuh
Aku ingin mati yang terbaring dalam buaian Maria
Aku ingin mati yang pelan menggerus badan
Yang tanpa banyak kata
Berlambat-lambat menyita sukma

 

oleh Maman